Menu

Raker Komisi II DPRD Denpasar Bersama Disperindag: Dewan Dorong Tingkatkan Inovasi, Kualitas Produk, dan Pemasaran

  • Jumat, 22 Mei 2026
  • 33x Dilihat

Komisi II DPRD Kota Denpasar yang membidangi masalah keuangan, menggelar rapat kerja bersama dengan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, guna membahas masalah pembinaan usaha mikro untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Raker yang berlangsung Kamis (21/5) di ruang rapat komisi DPRD Kota Denpasar, dipimpin ketua Komisi II, I Wayan Sutama, bersama Wakil Ketua DPRD, Made Oka Cahyadi Wiguna, Kepala Disperindag, Nyoman Sri Utari. Dihadiri ang­gota Komisi II, diantaranya, Nyoman Darsa, I Kompyang Gede, I Wayan Gatra, I Ketut Budha, Ketut Budiarta, Nyoman Gede Sumara Putra, serta jaja­ran Disperindag.

Pertemuan berlangsung penuh keakraban. Para anggota Komisi II pun secara simultan memberi­kan tanggapan, masukan, sa­ran, yang semuanya bermuara pada satu keinginan untuk memajukan dan memberi ruang lebih luas bagi pelaku IKM, UKM yang pada akhirnya dapat mendongkrak peningka­tan PAD Kota Denpasar.

Kepala Dinas Perindag, Nyoman Sri Utari pada per­temuan itu menyampaikan, OPD yang dipimpinnya terus berupaya memberi ruang bagi pelaku IKM dan UKM sebagai bentuk perhatian Pemkot Den­pasar terhadap eksistensi IKM maupun UKM yang berpotensi mendongkrak peningkatan PAD.

Untuk itu, Sri Utari bersama jajarannya mengaku telah mel­akukan beberapa upaya guna menghasilkan produk yang berkualitas, seprti: Memberi­kan pembinaan, pendamp­ingan secara berkelanjutan kepada para pelaku usaha, serta memberikan pelati­han sesuai keperluan para pelaku IKM maupun UKM. “Pembinaan yang diberikan juga menyangkut pembinaan branding, agar nantinya bisa naik kelas, terjadi peningka­tan kualitas secara digital, sehingga mampu merambah lapak digital seperti toko pedia, Shopee,” papar Sri Utari.

Pihaknya juga melakukan promosi bagi IKM, UKM yang sudah terdaftar secara nasional untuk mengikuti program ke­menterian Perdagangan.

Peluang berpameran juga terus dibuka melalui hajatan Denpasar Festival setiap akhir tahun, pameran mengisi dan memeriahkan HUT Kota Den­pasar. Selain itu juga mengikut­kannya pada pameran Trade Expo. Demikian halnya di media sosial. “Sekitar bulan Juni nanti akan digelar Den­pasar Fashion Trade yang akan dihelat di pelataran Pasar Badung,” imbuh Sri Utari.

Secara umum, seluruh ang­gota Komisi II memberikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Disperindag memberikan perhatian yang sangat inten terhadap ke­beradaan IKM maupun UKM Kota Denpasar.

Anggota Komisi II, Nyoman Darasa misalnya, menyebut berbagai program yang dilakukan pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan PAD. Un­tuk itu, Darsa mendorong agar Disperindag membuat inovasi untuk lokalisasi UMKM sebagai upaya mewujudkan “wisata kuliner”. “Mengingat usaha kuliner saat ini menjadi usaha yang paling ‘sexy’ dan paling banyak diminati masyarakat,” ungkap Darsa, seraya menyebut Pantai Mertasari, Sanur cocok untuk lokasi wisata kuliner ini.

Pandangan Darsa juga dibe­narkan rekannya Ketut Budha, Ketut Budiarta, yang menghendaki ada tempat khusus yang tetap bagi pelaku UMKM. Dengan demikian pelaku UMKM dapat terus meningkatkan kualitas produknya sera meningkatkan pemasarannya. Untuk itu anggota Komisi II lainnya, I Kompyang Gede lang­sung menyebut los-los di Pasar Badung yang ditengarai kosong bisa dimanfaatkan oleh pelaku UKM. “Tinggal dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ucap Kompyang Gede.

Menyikapi semua masukan, saran dari para anggota Komisi II, Kadis Perindag, Sri Utari mengaku akan menindaklan­jutinya. Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sehingga harapan bersama untuk meningkatkan PAD dari sektor UMKM bisa terealisasikan.

 

Sumber : Media Fajar Bali

Editor : Humas DPRD