Menu

KOMISI IV DPRD KOTA DENPASAR UNDANG DINKES BAHAS ISU STRATEGIS DI BIDANG KESEHATAN

  • Senin, 20 Januari 2025
  • 523x Dilihat

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Komisi IV yang membidangi urusan Kesehatan menggelar rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar pada Senin (20/1/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, Drs. I Wayan Duaja, didampingi Wakil Ketua Komisi, I Nyoman Sumardika, S.Sos. Turut hadir secara langsung Wakil Ketua DPRD, Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, SH., M.Kn, Kepala Dinas Kesehatan, dr.Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes beserta jajaran.

Adapun yang menjadi pembahasan dalam rapat kerja diantaranya, program kerja dinas Kesehatan tahun anggaran 2025, persiapan operasional UPTD Puskesmas III Kecamatan Denpasar Barat hingga beberapa persoalan di bidang Kesehatan diantaranya permasalahan stunting hingga pelayanan kesehatan terkait penanggulangan penyakit menular dan tidak menular.

Setelah melaksanakan turun lapangan sebelumnya, Komisi IV kembali menyoroti terkait Pembangunan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak yang berlokasi di eks Pasar Loak Jalan Gunung Agung Denpasar yang dianggap perlu dilakukan pencermatan kembali terkait beberapa hal sebelum beroperasi secara resmi. Pertama, terkait lalu lintas, mengingat Lokasi Puskesmas berada di daerah yang tergolong rawan kemacetan, Komisi IV tidak ingin ketika puskesmas sudah beroperasi justru lalu lintas menjadi krodit karena kurangnya areal parkir sehingga berdampak pada pelayanan.

Terkait hal tersebut, Komisi IV mendorong Dinas Kesehatan untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pihak terkait lainnya agar ketika puskesmas resmi dibuka masyarakat dapat menikmati pelayanan dengan baik dan mengantisipasi adanya permasalahan sosial baru muncul. Kemudian terkait ketersediaan SDM agar benar-benar sudah dipersiapakan dari sekarang.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas beberapa isu strategis yang tengah menjadi atensi di Dinas Kesehatan yaitu:
1. Penurunan angka kematian ibu
2. Penurunan angka kematian bayi/balita
3. Penurunan angka stunting
4. Peningkatan kualitas SDM
5. Peningkatan sarana prasarana
6. Peningkatan pelayanan kesehatan terkait penanggulangan penyakit menular dan tidak menular