LIBUR PANJANG SISKAMLING PERLU DIINTENSIFKAN
Perayaan hari suci Galungan dan Kuningan, serta idul Fitri tahun ini yang jatuhnya beriringan, ternyata berdampak pada masalah keamanan lingkungan. Terutama dikawasan pemukiman yang sebagian besar penduduknya merupakan kaum urban, seperti monang maning. Tegal kertha, tegal harum dan beberapa daerah lainnya di kota Denpasar. Guna mengantisipasi kerawanan sosial saat ditinggal mudik atau pulang kampung Anggota DPRD Kota Denpasar, AA Made Sumenadi dan Hilmun Nabi berharap pengamanan di wilayah-wilayah tersebut lebih diintensifkan.
Memang perayaan hati raya tahun ini harinya hampir bersamaan, sehingga masyarakat yang ingin mudik atau pulang kampung akan bersamaan pula. Karena itu kekhawatiran lingkungan akan sepi. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kami harapkan sistem keamanan lingkungan diintensifkan. Begitu juga pihak kepolisian mengintensikan patroli wilayah. Kata Sumenadi.
Harapan senada juga disampaikan anggota DPRD Kota Denpasar , Himun Nabi mengatakan jika sebelumnya hari raya tidak bersamaan, maka keamanan wilayah bisa dilaksanakan secara bergantian, misalnya saat masyarakat Hindu merayakan hari suci , keamanan bisa dilakukan warga muslim. Begitu juga sebaliknya, tapi sekarang waktunya kan hampir bersamaan, sehingga jadwal pulang kampung pun bersamaan. Nah agar masyarakat lebih tenang yadnya dan ibadah, kami minta tolong agar aparat keamanan mengaktifkan potensi pengamanan seperti babinsa. Disamping mengoptimalkan peran petugas keamanan lainya seperti pecalang, “ ujarnya.