Baca Berita

Dewan Nilai PPDB Jalur Zonasi Rawan Polemik

Oleh : drpd | 15 Juni 2017 | Dibaca : 416 Pengunjung

          Diberlakukannya jalur bina lingkungan terzonasi dalam penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), mendapat perhatian serius jajaran anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar. Pasalnya, jalur bina lingkungan terzonasi dinilai rawan polemikdi masyarakat.

          Sepertinya pembuat kebijakan PPDB ini kurang cermat. Jalur lingkungan atau zonasi sepuluh persen untuk SMA/ SMK dan SMP ini bikin blunder, kata anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar, AAN Gede Widiada. Widiada yang juga Ketua Komite SMAN 8 Denpasar itu mengatakan, untuk SMA/ SMK lingkungan yang dimaksud harus mencerminkan kecamatan, sehingga pembagian kuota 10 persen itu harus proporsional. Artinya, Desa/ Lurah yang terdekat dari sekolah porsinya harus lebih banyak dari yang lain. Istilah kami selaku komite kebijakan ini seperti ‘ngelawar capung’ karena akan sulit memenuhi keinginan semua pihak.

          Namun karena jalur zonasi ini harus dilaksanakan selaku komite pihaknya akan tetap berupaya mewujudkan yang terbaik untuk masyrakat. Sebelumnya Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Gede Semara, mengakui sistem yang sebelumnya diterapkan sudah berjalan baik. Sementara itu dalam rapat kerja DPRD dengan Disdikpora Kota Denpasar persoalan ini juga terungkap. Ketua Komisi I, I Ketut Suteja Kumara, berharap agar ada parameter yang jelas terkait PPDB jalur lingkungan ini.

                  


Oleh : drpd | 15 Juni 2017 | Dibaca : 416 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter