PEMBUKAAN RAPAT PARIPURNA DPRD KOTA DENPASAR.

  • 23 Agustus 2021
  • Oleh: dprd
  • Dibaca: 104 Pengunjung

DPRD Kota Denpasar menggelar Rapat Paripurna ke - 16 masa Persidangan II. Rapat Paripurna di Pimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Ketua DPRD, I Wayan Mariyana Wandhira, Pj. Sekda Kota Denpasar,  I Made Toya. Hadir pula secara langsung dan Virtual, Anggota DPRD Kota Denpasar, Forkopimda, dan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar.
Rapat Paripurna ini digelar dengan acara Penyampaian Pidato Pengantar Walikota Denpasar atas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD ( Perubahan KUA ), Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( Perubahan PPAS ) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021. Jumat,  ( 20/8/21 ).

Dalam Pidato Pengantarnya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, Sesuai situasi dan kondisi saat ini, terdapat perkembangan - perkembangan yang sudah tidak sesuai dengan asumsi yang telah direncanakan pada penyusunan KUA PPAS TA 2021 yang lalu, diantaranya Pelampauan atau tidak tercapainya proyeksi Pendapatan Daerah, Pelampauan atau tidak terealisasinya alokasi Belanja Daerah, dan/atau Perubahan sumber dan penggunaan Pembiayaan Daerah.
Penyusunan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara dilakukan secara menyeluruh guna menampung seluruh Perubahan asumsi - asumsi dalam Pendataan, belanja dan pembiayaan daerah yang terjadi karena perubahan asumsi makro yang berimbas pada struktur APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021, ataupun untuk menampung tambahan belanja prioritas yang belum diakomodir dalam APBD Kota Denpasar Tahun 2021.
Mengacu pada kebijakan Pendapatan, maka dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021, Pendapatan Daerah Kota Denpasar sebelumnya dirancang sebesar Rp.1,86 Triliun lebih dan setelah perubahan dirancang sebesar Rp.1,85 Triliun lebih atau berkurang sebesar Rp.10,38 miliar lebih.

Sedangkan Berdasarkan target pendapatan dan belanja daerah, dalam Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2021 terjadi defisit sebesar Rp. 312,80 Milyar lebih atau terdapat penambahan defisit sebesar Rp. 212,80 Milyar lebih yang sebelumnya sebesar Rp. 100 Milyar, rencana defisit ini akan ditutupi dari Pembiayaan Daerah, dimana Pembiayaan Daerah terdiri atas,  Penerimaan Pembiayaan yang bersumber dari SiLPA Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 312,80 Milyar lebih.

Sebelum sambutan ini saya akhiri, saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat.
Saya ucapkan selamat bermusyawarah, sehingga Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD ( Perubahan KUA ), Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( Perubahan PPAS ) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2021 ini dapat disepakati.


  • 23 Agustus 2021
  • Oleh: dprd
  • Dibaca: 104 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

I Gusti Ngurah Gede, SH

Apakah Informasi yang tersaji pada Website DPRD Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?